oleh

Aksi Donor Darah Hari Thalassaemia Sedunia

-Berita, Sosial-130 views

BEKASI- Kalian tahu ga sih penyakit Thalassaemia itu apa ? Nah buat yang mau tau coba baca penjelasan berikut ini.

Thalassemia atau thalasemia adalah penyakit kelainan darah yang diwariskan dalam silsilah keluarga. Thalasemia ditandai oleh produksi hemoglobin dengan bentuk abnormal, berukuran terlalu kecil, atau dalam jumlah yang tidak tidak memadai (terlalu sedikit).

Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah (eritrosit) yang membawa oksigen ke seluruh tubuh dan mengangkut balik karbon dioksida ke paru-paru untuk dikeluarkan. Hemoglobin juga berfungsi untuk memberi warna merah khas pada sel darah ini.

Zat besi yang diperoleh tubuh dari makanan digunakan oleh sumsum tulang untuk menghasilkan hemoglobin. Hemoglobin yang terdapat dalam sel darah merah berfungsi mengantarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh anggota tubuh. Penderita thalasemia memiliki kadar hemoglobin yang rendah, oleh karena itu tingkat oksigen dalam tubuh penderita thalasemia juga lebih rendah.

Gejala Thalasemia

Gejala thalasemia yang dialami oleh setiap orang itu berbeda-beda, tergantung pada tingkat keparahan dan tipe thalasemia yang diderita. Untuk bekerja dengan normal, hemoglobin memerlukan 2 protein alfa dan 2 protein beta. Kelainan pada protein alfa disebut dengan thalasemia alfa, dan kelainan pada protein beta disebut thalasemia beta.

Jika terjadi banyak mutasi pada material genetika yang membuat hemoglobin, maka thalasemia yang diderita akan parah. Namun jika mutasi yang terjadi sedikit atau terbatas, maka gejala bisa lebih ringan. Untuk kasus yang parah, transfusi darah akan sering dibutuhkan.

Beberapa contoh gejala thalasemia adalah berat badan yang rendah, sesak napas, mudah lelah, dan sakit kuning.

Pengobatan Thalasemia

Thalasemia kemungkinan dapat diobati dengan transfusi darah tali pusat dan transplantasi sumsum tulang. Namun kedua metode pengobatan ini tidak cocok untuk semua penderita thalasemia dan bisa menyebabkan terjadinya sejumlah komplikasi.

Transfusi darah secara rutin diperlukan bagi penderita thalasemia beta, namun hal ini bisa berakibat kepada menumpuknya zat besi di dalam tubuh dan menyebabkan gangguan kesehatan yang serius. Perawatan untuk menyingkirkan zat besi berlebih di dalam tubuh bisa dilakukan dengan terapi khelasi.

Nah untuk memperingati hari Thalasemia Se Dunia, gerakan 1000 Kantong Darah 2019 menyelenggarakan Donor Darah yang akan diselenggarakan pada Hari Minggu, 12 Mei 2019 yang bertempat di Blue Plaza Bekasi Timur, Jam 14.00 – 19.30 WIB.

Acara yang akan diselenggarakan antara lain :

  1. Talkshow “Apa Itu Thalasemia”
  2. Donor Darah 1000 Peserta
  3. Doorprize
  4. Buka Puasa Bersama
  5. Live Music Religi
  6. Tari Tradisional
  7. Community Gathering

Bagi kalian semua yang ingin membantu sesama dengan mendonorkan darahnya bisa mendaftar di link ini http://bit.ly/1000kantongdarah2019

Yuk kita sebagai generasi muda kita berbuat apapun yang kita bisa untuk belajar peduli terhadap sesama.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed